靈修 Renungan 7 Mei 2026

每一個人都一定會經歷人生自然的階段,從嬰兒、孩童、青少年、成年直到老年。老年生活通常會伴隨著身體力量的衰退。然而,為什麼詩篇的作者卻說:「義人到了老年仍要結果子,滿了汁漿而常發青」呢?

我們可以從兩個角度來看。第一,真正活得正直的人,通常思想較積極、充滿喜樂,因此比起邪惡與作惡的人,更健康、更有活力直到年老。第二,「肥滿、青翠、結果子」更主要是在描述內在生命的力量。這正如使徒保羅所說:「我們外體雖然毀壞,內心卻一天新似一天。」(哥林多後書 4:16)

因此,保羅也說:「操練身體,益處還少;惟獨敬虔,凡事都有益處,因有今生和來生的應許。」(提摩太前書 4:8) #tw

Setiap manusia pasti mengalami tahapan kehidupan alami mulai dari bayi, anak kecil, remaja pemuda, dewasa dan masa lanjut usia. Kehidupan di lanjut usia ditandai dengan penurunan kekuatan tubuh. Lalu mengapa pemazmur mengatakan pada masa tua pun orang benar akan berbuah, gemuk dan segar?

Kita dapat melihat ini dari dua perspektif. Pertama, memang orang yang hidup benar, biasanya pikirannya lebih positif, sukacita, dan karena itu lebih sehat dan penuh semangat sampai masa tua dibanding dgn orang fasik dan jahat. Kedua, gemuk, segar dan berbuah terutama berbicara kekuatan batin. Inilah yang dikatakan rasul Paulus bahwa “walaupun manusia jasmani kami makin menurun tetapi manusia batiniah kami selalu diperbaharui dari hari ke hari (2 Korintus 4:16).

Itulah sebabnya, Paulus juga mengatakan, latihan fisik terbatas gunanya tetapi beribadah memberi manfaat baik untuk hidup di dunia maupun untuk dunia yang akan datang (1 Timotius 4:8). #tw