為傷害你的人禱告的重要性Pentingnya Mendoakan Mereka yang Melukai Hatimu

主的恩典每日更新
2024年11月14日,星期四 
經文:約伯記 42

約伯記 42:7-8(和合本修訂版):“耶和華對約伯說話以後,就對提幔人以利法說,‘我的怒氣向你和你的兩個朋友發作,因為你們議論我,不如我的僕人約伯說的是。現在你們要取七隻公牛、七隻公羊,到我僕人約伯那裡去,為自己獻上燔祭。我的僕人約伯就為你們祈禱。我因悅納他,就不按你們的愚妄辦你們。你們議論我,不如我的僕人約伯說的是。’”

當我們受到傷害時,我們的自然反應可能是生氣或想要報復。但今天上帝的話語教導我們,上帝愛的道路是為那些傷害我們的人禱告,讓他們也蒙上帝的憐憫。約伯是一個真實的例子,他被要求為那些傷害並指責他的朋友們禱告。這禱告不是隨便的禱告,而是虔誠的禱告為了他們的好處。

主耶穌在十字架上也給了我們相同的榜樣,司提反在面對死亡時也如此。他們兩位彰顯了無限的愛,甚至對那些傷害他們的人。這與上帝的心意相符,上帝不希望世人因仇恨或怨恨而滅亡,反而因著愛和赦免得救。

我們是否願意為那些曾經傷害我們的人禱告?確實不容易,但這正是上帝所喜悅的道路。為他們禱告,我們就是為他們打開道路來經歷上帝的愛,並使他們免於上帝的怒氣。

讓我們來默想這件事。上帝看見我們所經歷的每一個傷痛,祂也會信實為我們辯護。但是,祂也希望我們效法祂偉大的愛。願耶穌與聖靈活在我們裡面使我們有能力施行祂的旨意,為那些傷害我們的人禱告,讓我們的生命更加榮耀祂的名。

唯獨歸榮耀於神 💒

Rahmat TUHAN Baru Tiap Pagi
Kamis, 14 November 2024
Nats: Ayub 42

Ayub 42:7-8 (TB): “Setelah TUHAN mengucapkan firman itu kepada Ayub, maka firman TUHAN kepada Elifas, orang Téman: ‘Murka-Ku menyala terhadap engkau dan terhadap kedua sahabatmu, karena kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub. Oleh sebab itu, ambillah tujuh ekor lembu jantan dan tujuh ekor domba jantan dan pergilah kepada hamba-Ku Ayub, lalu persembahkanlah semuanya itu sebagai korban bakaran untuk dirimu, dan baiklah hamba-Ku Ayub meminta doa untuk kamu, karena hanya permintaannyalah yang akan Kuterima, supaya Aku tidak melakukan aniaya terhadap kamu, sebab kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub.’”

Ketika kita disakiti, respon alami kita mungkin adalah marah atau ingin membalas. Tetapi firman Tuhan hari ini mengajarkan bahwa jalan kasih Tuhan adalah dengan mendoakan orang-orang ini, agar mereka juga menerima belas kasih Allah. Ayub adalah contoh nyata—dia diminta untuk berdoa bagi sahabat-sahabatnya yang telah menyakiti dan menyalahkan dirinya. Doa ini bukanlah doa asal-asalan, tetapi doa yang sungguh-sungguh dan tulus untuk kebaikan mereka.

Tuhan Yesus memberikan teladan yang sama di kayu salib, begitu pula Stefanus saat dia menghadapi ajalnya. Mereka berdua menunjukkan kasih tanpa batas, bahkan bagi orang-orang yang menyakiti mereka. Hal ini sejalan dengan hati Allah yang tidak ingin manusia binasa karena kebencian atau dendam, melainkan diselamatkan oleh kasih dan pengampunan.

Apakah kita bersedia mendoakan mereka yang pernah menyakiti kita? Memang tidak mudah, tetapi inilah jalan yang dikehendaki Allah. Dengan mendoakan mereka, kita membuka jalan untuk mereka mengalami kasih Allah dan menghindarkan mereka dari murka-Nya.

Mari kita renungkan hal ini. Tuhan melihat setiap luka yang kita alami, dan Dia setia membela kita. Tetapi, Dia juga ingin kita meneladani kasih-Nya yang besar. Kiranya Kristus yang hidup dalam kita dan kuasa Roh Kudus memampukan kita melakukan kehendak-Nya, mendoakan mereka yang melukai kita, agar hidup kita semakin memuliakan nama-Nya.

Soli Deo Gloria💒