靈修 Renungan 20 April 2026

於是耶穌對門徒說:若有人要跟從我,就當捨己,背起他的十字架來跟從我。
太16:24

在基督信仰中,對於跟隨耶穌常有兩種極端的看法:一種認為跟隨耶穌的人必須受苦;另一種則認為跟隨耶穌的人一定會蒙福。那麼,哪一種才是正確的呢?

為此,我們需要對「苦難」和「祝福」有正確的理解。如果我們從屬世、肉體的角度,以今生的舒適與享受來定義,那我們在跟隨耶穌的事上就已經偏離了。

跟隨耶穌,乃是與基督——我們生命與救恩的源頭——建立親密的關係,這是一種超越一切屬世之事的特權。捨己,意味著除去一切攔阻我們真實跟隨祂的事物,這反而帶來真正的自由。為著基督的榮耀背起十字架,是一種尊榮,是跟隨祂的記號。

因此,跟隨耶穌、捨己、背十字架,其實正是通往真正喜樂與幸福的道路。相反地,跟隨世界和它的享樂,最終只會帶來敗壞與滅亡。 #tw

Dalam kekristenan ada dua ekstrem mengenai mengikut Yesus? Satu mengatakan orang yang mengikut Yesus harus menderita, sebaliknya ada yang mengatakan orang yang mengikut Yesus pasti akan diberkati. Mana yang benar? Untuk itu kita perlu memberikan pengertian yang benar mengenai apa itu penderitaan dan apa itu berkat. Kalau kita mengartikannya dalam pengertian jasmani dan kenyamanan dunia maka kita salah dalam mengikut Yesus. Mengikut Yesus berarti berelasi erat dengan Kristus sumber hidup dan keselamatan kita maka adalah keistimewaan yang melampaui hal hal jasmani. Menyangkal diri berarti membuang segala hal yang menghalangi kita sungguh sungguh mengikut Dia. Ini justru adalah kebebasan yang sejati. Memikul salib demi kemuliaan Kristus adalah kehormatan mengikuti Yesus. Maka mengikut Yesus, menyangkal diri dan memikul salib justru adalah jalan kepada kebahagiaan yang sejati. Sebaliknya mengikut dunia dan kesenangannya akan membawa kita kepada kehancuran dan kebinasaan. #tw0.