靈修 Renungan 19 April 2026

因為神賜給我們,不是膽怯的心,乃是剛強、仁愛、謹守的心。
提後1:7

使徒保羅勸勉他的門徒提摩太,要在服事中持守堅定。保羅明白,在主裡的服事與工作充滿各樣的挑戰與掙扎,無論是來自內在或外在。因此,保羅教導要有堅定的態度與自我節制。

首先,不要讓恐懼與軟弱纏繞自己,即使被看作年輕、經驗不足,也不要因此退縮。要勇敢行動,但也要避免過度或衝動的表現。要剛強,卻以愛心來運用這份力量。不要軟弱,同時也要避免活在沒有規範、缺乏秩序的狀態中。

Rasul Paulus mendorong Timotius, muridnya, untuk tetap teguh dalam pelayanannya. Paulus memahami bahwa pelayanan dan pekerjaan dalam Tuhan penuh tantangan dan pergumulan, baik dari dalam maupun luar. Oleh karena itu, Paulus mengajarkan pentingnya sikap teguh dan penguasaan diri.

Pertama, jangan biarkan rasa takut dan kelemahan menghantui, meskipun dianggap muda dan kurang berpengalaman. Beranilah dalam bertindak, tetapi hindari sikap berlebihan atau impulsif. Jadilah kuat, namun gunakan kekuatan itu dengan kasih. Janganlah lemah, tetapi hindari juga hidup tanpa aturan dan tidak tertib.